0 Comments

Amin Wahyudi Harahap Pencipta Lagu ‘Siti Mawarni’ Apresiasi Ketegasan BNN RI dalam Penggerebekan Narkotika di Labuhan Batu


Langkah tegas Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) dalam mengungkap kasus peredaran narkotika di Labuhan Batu, Sumatera Utara, mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Amin Wahyudi Harahap, pencipta lagu Siti Mawarni, yang menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya pemberantasan narkotika di Indonesia.

Amin mengungkapkan rasa terima kasih kepada BNN RI dan seluruh aparat yang terus bekerja keras memberantas jaringan narkotika demi menjaga keamanan dan masa depan generasi bangsa. Menurutnya, tindakan cepat dan tegas seperti yang dilakukan di Labuhan Batu menjadi bukti nyata hadirnya negara dalam melindungi masyarakat dari ancaman bahaya narkoba.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bersama-sama mendukung perang melawan narkotika. Sebab, pemberantasan narkoba bukan hanya menjadi tugas aparat penegak hukum, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.

“Perang melawan narkotika membutuhkan kepedulian dan dukungan semua pihak. Mari bersama menjaga generasi muda Indonesia agar terhindar dari bahaya narkoba,” ujarnya.

Melalui sinergi antara aparat dan masyarakat, diharapkan upaya mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba) dapat terus diperkuat demi menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan produktif bagi generasi penerus bangsa.

#BNNRI #IndonesiaBersinar #WarOnDrugsForHumanity #SitiMawarni #LabuhanBatu

 

 

Related Posts

Kentongan Kapolda Sumsel Tandai Era Revolusi Satkamling Berbasis Digital Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho dan PJU serta tokoh masyarakat, saat membuka pelatihan Satkamling tahun 2026. Fhoto : Istimewa Suara dentuman kentongan yang dipukul oleh Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., di Mapolda Sumsel, Rabu (10/6/2026), menjadi pertanda besar bagi keamanan warga Bumi Sriwijaya. Hari itu, Polda Sumsel resmi melakukan “revolusi” besar-besaran terhadap Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling). Bukan lagi sekadar pos ronda tradisional yang sunyi, Satkamling kini bertransformasi menjadi garda depan yang canggih, adaptif, dan berbasis teknologi. Sinergi Teknologi dan Gotong Royong Sebanyak 1.700 peserta dari seluruh pelosok Sumatera Selatan bersatu, baik secara langsung maupun virtual untuk mengikuti pelatihan intensif. Mereka dibekali kemampuan untuk memanfaatkan teknologi digital, mulai dari integrasi CCTV lingkungan hingga koneksi langsung ke Call Center Polri 110. Artinya, potensi gangguan keamanan kini dapat dideteksi dalam hitungan detik. Namun, di balik kecanggihan teknologi tersebut, Kapolda Sumsel menegaskan satu hal fundamental: “Keamanan bukan hanya milik polisi, tapi tanggung jawab kita bersama.” “Nyago Bumi Sriwijaya: Aman dan Baik” Dengan rompi bertuliskan “Nyago Bumi Sriwijaya Aman dan Baik”, para anggota Satkamling kini menjadi “mata dan telinga” negara yang siaga 24/7. Polda Sumsel ingin menghidupkan kembali roh gotong royong masyarakat yang dipadukan dengan standar keamanan modern. Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa langkah ini adalah bukti komitmen kepolisian untuk menciptakan ruang hidup yang kondusif. “Dengan dukungan warga dan teknologi, deteksi dini terhadap potensi kejahatan akan jauh lebih efektif. Ini adalah tentang keamanan yang responsif dan transparan,” ujarnya. Revitalisasi ini bukan sekadar pelatihan rutin. Ini adalah langkah konkret Polda Sumsel untuk memastikan bahwa setiap sudut lingkungan di Sumatera Selatan menjadi tempat yang aman untuk bekerja, bersekolah, dan beribadah. Dengan semangat baru ini, Bumi Sriwijaya kini memiliki perisai ganda: teknologi mutakhir di satu sisi, dan kepedulian warga yang tak pernah tidur di sisi lainnya.

Kentongan Kapolda Sumsel Tandai Era Revolusi Satkamling Berbasis Digital Kapolda…