0 Comments

Jembatan Merah Putih Presisi Mulai Dibangun PMJ, Bantu Akses Warga Pebayuran Bekasi

Jembatan Presisi Polda Metro Jaya Mulai Dibangun
Jembatan Merah Putih Presisi Mulai Dibangun (Foto: Dok Polda Metro)

Jakarta -Satuan Brimob Polda Metro Jaya melalui Batalyon D Pelopor mulai melaksanakan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Kampung Pintu, RT 002 RW 05, Desa Bantar Jaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi. Jembatan itu dibangun untuk memperbaiki akses dan keselamatan warga yang selama ini mengandalkan jembatan bambu.

Dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (16/1/2026), pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi itu dimulai pada Kamis (15/1) sebagai tindak lanjut arahan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri. Sebelumnya, akses penghubung antarwilayah di lokasi tersebut hanya berupa jembatan swadaya dari bambu yang kondisinya sudah tidak layak dan dinilai membahayakan keselamatan warga.

Jembatan Merah Putih yang dirancang memiliki panjang sekitar 20 meter dan lebar 2,5 meter itu ditujukan untuk memperlancar konektivitas wilayah yang menjadi jalur utama aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat setempat.

Jembatan Merah Putih Presisi Polda Metro Jaya Mulai Dibangun Foto: Dok Polda Metro

Jembatan dibangun melintasi saluran irigasi atau tanah negara dengan kedalaman tertentu sehingga keberadaan konstruksi permanen dinilai sangat dibutuhkan.

Kegiatan di Pebayuran ini merupakan bagian dari program Polda Metro Jaya melalui Satuan Brimob Polda Metro Jaya yang merencanakan pembangunan serta renovasi lima jembatan di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Program tersebut difokuskan pada peningkatan keselamatan, kelayakan sarana, dan kemudahan mobilitas masyarakat.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, sekaligus implementasi program Kapolda Metro Jaya yang berorientasi pada pelayanan dan pengabdian.

“Dalam pelaksanaannya, Brimob Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan perangkat desa serta pihak terkait guna memastikan proses berjalan aman dan tertib. Masyarakat setempat menyambut baik serta mendukung penuh kegiatan tersebut karena dinilai memberikan manfaat langsung bagi kebutuhan warga,” demikian keterangan dari Polda Metro.

Polda Metro juga menegaskan komitmen Brimob Polda Metro Jaya untuk terus berperan aktif dalam mendukung program pembangunan yang menyentuh kebutuhan publik, sejalan dengan semangat Polri Presisi dalam melayani dan mengabdi kepada masyarakat.

Related Posts

Kentongan Kapolda Sumsel Tandai Era Revolusi Satkamling Berbasis Digital Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho dan PJU serta tokoh masyarakat, saat membuka pelatihan Satkamling tahun 2026. Fhoto : Istimewa Suara dentuman kentongan yang dipukul oleh Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., di Mapolda Sumsel, Rabu (10/6/2026), menjadi pertanda besar bagi keamanan warga Bumi Sriwijaya. Hari itu, Polda Sumsel resmi melakukan “revolusi” besar-besaran terhadap Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling). Bukan lagi sekadar pos ronda tradisional yang sunyi, Satkamling kini bertransformasi menjadi garda depan yang canggih, adaptif, dan berbasis teknologi. Sinergi Teknologi dan Gotong Royong Sebanyak 1.700 peserta dari seluruh pelosok Sumatera Selatan bersatu, baik secara langsung maupun virtual untuk mengikuti pelatihan intensif. Mereka dibekali kemampuan untuk memanfaatkan teknologi digital, mulai dari integrasi CCTV lingkungan hingga koneksi langsung ke Call Center Polri 110. Artinya, potensi gangguan keamanan kini dapat dideteksi dalam hitungan detik. Namun, di balik kecanggihan teknologi tersebut, Kapolda Sumsel menegaskan satu hal fundamental: “Keamanan bukan hanya milik polisi, tapi tanggung jawab kita bersama.” “Nyago Bumi Sriwijaya: Aman dan Baik” Dengan rompi bertuliskan “Nyago Bumi Sriwijaya Aman dan Baik”, para anggota Satkamling kini menjadi “mata dan telinga” negara yang siaga 24/7. Polda Sumsel ingin menghidupkan kembali roh gotong royong masyarakat yang dipadukan dengan standar keamanan modern. Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa langkah ini adalah bukti komitmen kepolisian untuk menciptakan ruang hidup yang kondusif. “Dengan dukungan warga dan teknologi, deteksi dini terhadap potensi kejahatan akan jauh lebih efektif. Ini adalah tentang keamanan yang responsif dan transparan,” ujarnya. Revitalisasi ini bukan sekadar pelatihan rutin. Ini adalah langkah konkret Polda Sumsel untuk memastikan bahwa setiap sudut lingkungan di Sumatera Selatan menjadi tempat yang aman untuk bekerja, bersekolah, dan beribadah. Dengan semangat baru ini, Bumi Sriwijaya kini memiliki perisai ganda: teknologi mutakhir di satu sisi, dan kepedulian warga yang tak pernah tidur di sisi lainnya.

Kentongan Kapolda Sumsel Tandai Era Revolusi Satkamling Berbasis Digital Kapolda…